Kesuksesan Terbesar Dalam Hidupku
“Sebuah hasil tidak akan
mengkhianati prosesnya”
Kesuksesan bagi saya
adalah sebuah mimpi yang berhasil di wujudkan oleh serangkaian usaha dan doa
atas izin Tuhan Yang Maha Kuasa. Tepat tanggal 27 April 2015, hari dimana saya
meraih gelar sarjana di Fakultas Ekonomi UNTAN yang menjadi mimpi terbesar
kedua orang tua saya. Mengenyam bangku kuliah terlihat sangat mustahil dalam
keluarga saya yang tergolong tidak mampu. Tapi, saya mempunyai seorang bapak
yang sangat bijak dan peduli akan pendidikan, hingga beliau selalu memberikan
motivasi untuk saya dalam menggapai cita-cita saya.
Sejak duduk disekolah dasar saya selalu mendapatkan
peringkat terbaik di kelas pada setiap semesternya. Mengikuti beberapa
kompetisi dan meraih nilai ujian tinggi
di sekolah sehingga saya dapat memasuki SMP Negeri terbaik di Kota Cirebon. Sejak
duduk di bangku SMP inilah saya juga mulai belajar mencari uang guna membantu orang tua saya
dalam membiayai sekolah. Pasca kelulusan SMP, saya memutuskan untuk ikut dengan
salah satu paman saya di Lampung. Dengan berat hati, saya meninggalkan kota
kelahiran dan menahan rindu dengan orangtua. Saya di terima di SMK YPPL Bandar
Lampung, jurusan akuntansi, karena motivasi dari kedua orangtua, saya selalu
mendapatkan peringkat 1 pada tiap semester sampai kelas 3. Saya juga menjadi
utusan dari sekolah untuk mengikuti Lomba LKS bidang akuntansi se provinsi
Lampung.
Kuliah yang menjadi target sewaktu SMK akhirnya
terwujud berkat jasa paman saya yang berbaik hati untuk membiayai kuliah saya. Kemudian
saya meminta restu kepada kedua orangtua untuk kuliah disini, kota Pontianak 21
juli 2011 pertama kali saya menginjakkan kaki di kota bersinar ini. Disini saya
merasa sendiri, akhirnya saya mulai menyibukkan diri dengan beberapa organisasi
yang ada di kampus, diantaranya Himpunan Jurusan Akuntansi, Dewan Perwakilan
Mahasiswa, Badan Eksekutif Mahasiswa , Komunitas Masyarakat Ekonomi Syariah,
BKMI dan Accounting Schoolar Club. Semester kedua, saya mendapatkan anugerah
indah berupa Beasiswa BIDIKMISI dari Dikti sehingga saya tidak lagi meminta
uang kuliah kepada paman saya.
Kesibukan saya dengan beberapa organisasi yang saya
ikuti, tidak membuat sedikitpun pengaruh negatif terhadap nilai akademik saya,
tapi sebaliknya. Dari organisasi saya banyak belajar akan hal yang dulu saya
tidak mampu, seperti berbicara di depan publik, merancang ide-ide untuk
kegiatan, berkoordinasi, memimpin anggota dan bersosialisasi hingga pengabdian
kepada masyarakat. Saya mendapat amanah sebagai pembuat soal untuk kompetisi
akuntansi tingkat Kota yang diselenggarakan oleh Himpunan Jurusan akuntansi.
Untuk mengasah dan menambah ilmu di dunia akuntansi
saya bergabung dengan Accounting Schoolar Club, disini kami banyak berbagi ilmu
kepada mahasiswa seputar akuntansi, diskusi, hingga membuat konsep perlombaan
akuntansi untuk internal jurusan akuntansi Fakultas Ekonomi Untan. Dari ASC ini
saya di pilih untuk mewakili lomba akuntansi tingkat nasional yang
diselenggarakan di UGM, ini merupakan impian yang saya tulis pada awal saya
memasuki gerbang perkuliahan. Kemampuan public
speaking mulai saya kembangkan
dengan cara mengikuti lomba debat se-Kalbar , sementara untuk kemampuan menulis
karya ilmiah, saya mengikuti beberapa lomba menulis karya ilmiah yang
diselenggarakan oleh DIKTI.
Selama perkuliahan saya juga mengabdikan diri saya
menjadi asisten laboratorium mata kuliah
akuntansi keuangan dan akuntansi biaya untuk membantu beberapa dosen. Saya
begitu menyukai akuntansi sehingga dengan menjadi aslab saya bisa berbagi ilmu
dengan adik-adik junior saya dan menyalurkan hobi saya yaitu mengajar. Di akhir
perkuliahan saya juga masih menyibukkan diri dengan organisasi, karena dengan
cara seperti itu saya dapat belajar tentang konsep manajemen waktu dan
menebarkan hal yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar saya. Untuk membantu
kedua orang tua, saya membuka bimbel akuntansi bagi mahasiswa semester awal dan
teman-teman saya sendiri, hasilnya saya kumpulkan untuk membiayai keperluan
kuliah saya dan selebihnya saya simpan untuk membantu biaya sekolah adik saya.
Alhamdulilah tiada hasil yang mengkhianati
prosesnya, saya lulus dengan IPK cumlaude 3,74 dan lama studi 3 tahun 6 bulan. Namun, bagi saya perjuangan menuntut ilmu tidak berhenti sampai disini.
Untuk itu, saya ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi
agar saya dapat meraih cita-cita saya dan membuat diri saya lebih berkembang
sehingga dalam hidup ini, keberadaan saya dapat memberi manfaat bagi Nusa dan
Bangsa. Besar harapan saya agar Tuhan merestui dan memberikan yang terbaik
untuk saya, pada saat ini menempuh pendidikan S2 melalui jalur beasiswa
merupakan target kesuksesan lain yang akan saya raih. InshaAllah.
terima ks referensinya...smga sy bs jg lolos beasiswa lpdp ini
BalasHapus